Muara Uya. Wakil Bupati secara resmi membuka Workshop Aplikasi Smart Desa yang digelar pada Kamis, 27 November, bertempat di Gedung Informasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi pemerintahan desa untuk meningkatkan transparansi dan keterbukaan informasi publik.
Aplikasi Smart Desa sendiri dirancang sebagai sistem digital yang membantu pemerintah desa dalam mengelola informasi, pelayanan publik, serta memperkuat akuntabilitas kepada masyarakat. Melalui aplikasi ini, berbagai data dan layanan desa dapat diakses dengan lebih cepat, efisien, dan transparan.
Pada pelaksanaan workshop hari ini, Kecamatan Muara Uya masuk dalam Batch 2 yang diikuti oleh 7 desa, yakni Desa Muara Uya, Palapi, Salikung, Kupang Nundingg, Kampung Baru, Uwie dan Desa Pasar Batu. Peserta mendapatkan pelatihan mengenai pengoperasian aplikasi, pengelolaan data, serta pemanfaatan fitur-fitur yang tersedia untuk menunjang pelayanan pemerintahan desa.
Sebelumnya, Batch 1 telah dilaksanakan pada bulan Oktober lalu di Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh Desa Halangan, yang menjadi salah satu desa perintis dalam penerapan aplikasi Smart Desa di wilayah setempat.
Dengan adanya workshop ini, pemerintah daerah berharap seluruh desa dapat segera mengimplementasikan sistem digital tersebut sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih modern serta transparan.